Edukasi kesehatan Bagian 2

  • Februari 13, 2020

Sebaliknya, anak yang mengalami sakit juga berempati dan bersyukur bahwa kehidupan dirinya tak sesulit anak jalanan serta memiliki orangtua yang selalu hadir mendampingi dan menyayanginya,” papar marissa yang berpraktik di rs premier jatinegara, jakarta masih banyak lagi kegiatan yayasan main, seperti: memfasilitasi berbagai komunitas yang ingin datang ke rscm melihat pasien anak-anak, pun dari berbagai perusahaan yang karyawannya datang membawakan buku bahkan hadiah-hadiah untuk mereka. Ada juga komunitas yang menyelenggarakan bazar dan hasil keuntungannya disampaikan kepada yayasan untuk digunakan membantu biaya pengobatan pasien.

Yayasan main juga memfasilitasi para orangtua yang menunggui pasien anak untuk aktif berkegiatan. Misalnya, belajar membuat kerajinan, seperti kalung, gelang dan lainnya sehingga ia bisa belajar mandiri dengan menjual hasil karyanya. Upaya lain yang akan dilakukan adalah menyelenggarakan hospital schooling. Bagaimanapun, pasien anak tetap harus mendapatkan pendidikan dan pembelajaran. Dalam hal ini, orangtua sebagai pendamping sehari-hari anak sekaligus menjadi guru buat anaknya. Jika memanggil guru atau volunteer tentu tidak seefektif bila orangtua sendiri yang mengajarkan. Orangtua diberdayakan tidak sebatas menunggui dan mendampingi anak tapi juga menjadi “guru” sehingga hak dan kebutuhan hakiki seorang anak tetap terpenuhi meskipun harus terbaring dalam waktu yang lama di rumah sakit.

Fajar Sulaiman

E-mail : admin2@belnapfoundation.org