Infestasi JAPFA untuk Pendidikan Peternakan Indonesia

  • Juli 15, 2019

Research farm closed house yang didirikan di UGM merupakan miniatur fasilitas riset lengkap milik JAPFA. Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang peternakan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. melalui salah sa tu unit usahanya, PT Ciomas Adisat – wa kembali bekerja sama dengan Fa – kultas Peternakan UGM Yogyakarta. Dengan kolaborasi ini, emiten per ung – gasan berkode JPFA tersebut semakin memperkuat dukungannya dalam bi – dang pendidikan, penelitian, dan pe – ngembangan industri peternakan. Sa – lah satu bentuk dukungan itu berupa research farm closed house yang dires – mikan oleh Komisaris Utama JAPFA Syamsir Siregar pada 23 April 2019. Menurut Syamsir, selain berperan da lam memenuhi pasokan protein asal hewani, JAPFA akan terus aktif men – du kung pembangunan pendidikan di Indonesia. Program yang diinisiasi oleh JAPFA tersebut bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan menunjang inovasi akademik di bidang peternakan. “Ini sebagai upaya pengembangan il – mu peternakan. Fasilitas riset ini sesuai dengan perkembangan industri terkini. Sehingga nantinya lulusan peternakan siap terjun ke dunia indus tri,” harap Syamsir saat peresmian di Fakultas Pe – ter nakan UGM Yog ya karta.

Investasi Keberlanjutan

Sementara itu, Deputy Head of C o m m e r c i a l Poultry Division JAPFA, Achmad Dawami men je – laskan, pem be ri – an kandang ri set ter tutup (rese – arch farm closed house) ini sebagai bentuk komit – men perusahaan dalam membantu pemerintah mewu judkan ketahanan pangan. Total investasi JAPFA untuk rang kaian fasilitas penunjang pendidik – an di Fapet UGM mencapai Rp65 miliar. “Be sar an itu tidak seberapa, jika di ban – dingkan dengan kemajuan pendidikan dan ke sadaran konsumsi protein asal ung gas yang halal dan higienis ke de – pannya,” imbuh dia. Sebelum pembangunan kandang ri set tertutup modern tersebut, kerja sa ma an – tara JAPFA dengan UGM sudah terjalin lebih dari satu dekade.

Ter catat pada 2003, kolaborasi diawali dengan pem – bangunan teaching farm broiler (ayam pedaging) di Pusat Ino vasi Agro tek no – logi (PIAT) UGM, Ber bah, Kab. Sleman, Yogyakarta. Kapa sitas kan dang nya saat ini telah men capai 60 ribu ekor ayam. Selanjutnya, pembangunan laborato – rium pascapanen karkas ayam pada 2017. Laboratorium yang sekaligus di – fungsikan sebagai rumah potong ayam (RPA) ini mampu menyembelih sekitar 20 ribu ekor ayam/hari dengan kapa sitas simpan beku (cold storage) 200 ton. Untuk kegiatan produksi dan pema – saran, lanjut Dawami, dikelola oleh PT Ciomas Adisatwa, sedangkan para akademisiUGM berkesempatan meng ikuti kegiatan magang dan riset. “Peneliti UGM bisa menghilirisasi produk risetnya dan mahasiswa bisa mengetahui langsung proses peng – olahan pascapanen di tingkat industri,” jelas Dawami lebih jauh.

Fajar Sulaiman

E-mail : admin2@belnapfoundation.org