Kiat Usir Panas Rumah

  • April 12, 2019

Semua orang ingin rumahnya sejuk. Kamar, ruang tengah, juga area dapur bisa nyaman digunakan tanpa membuat badan berkeringat. Namun impian itu bakal kandas jika ruangan terasa panas. Sebetulnya, rumah terasa panas ada sebabnya, tidak datang tiba-tiba. Sumber yang utama berasal dari kegagalan desain bangunan dan aplikasi bahan yang digunakan. Desain dibuat tertutup dan minim bukaan. Jendela mungil, lubang angin pun nihil. Belum lagi, model atap dan plafon yang ketinggiannya tidak memadai.

Bukaan Dan Atap

Desain yang keliru bisa diperbaiki. Layout ruang diubah dengan menyediakan banyak jendela dan lubang angin. Luas minimum bukaan sekitar 20% dari luas ruang. Model atap dapat dipermak ulang. Tingginya diubah. Jika atap pelana, kemiringannya 30o sehingga menyisahkan loteng yang agak besar. Loteng cukup ampuh sebagai penahan sementara radiasi panas dari atap sebelum berpindah ke ruangan. Pada dinding sopi-sopi atau tembok atap, dibuatkan lubang angin besar saling berseberangan. Udara panas yang terperangkap di loteng didorong oleh angin keluar. Plafon juga ditinggikan sekitar 3m atau lebih. Plafon seperti itu dapat memperlambat radiasi panas sehingga tak sempat turun ke ruangan.

Bahan Tahan Panas

Desain sudah beres. Kini, giliran bahan insulator yang pas agar panas sirna. Di pasaran, bahan insulator tersedia berbagai jenis. Ada aluminium foil yang memantulkan gelombang panas. Bahan itu dipasang di rangka atap dan bagian dalam tembok. Bahan lain adalah glass wool, yaitu bahan fiberglass yang disusun menjadi tekstur yang mirip sebuah wol. Glass wool ditempatkan di loteng atap atau bagian dalam tembok. Sebagai insulator, bahan ini dapat meredam panas. Namun belakangan, bahan ini semakin jarang digunakan karena membahayakan kesehatan pernafasan dan mengakibatkan iritasi kulit.

Menggunakan AC adalah salah satu cara untuk menggurangi hawa panas di rumah. Tentunya AC harus mendapatkan listrik dan genset adalah solusi ketika listrik dari PLN sedang padam. untuk mendapatkan genset yang murah dan berkualitas bisa didapatkan jika membelinya di toko distributor jual genset silent 350 kva di Surabaya. Yang menyediakan harga diskon dan bergaransi.

Laba Bank Syariah Terus Tumbuh

Laba Bank Syariah Terus Tumbuh

  • April 10, 2019

Kondisi ekonomi yang menantang serta tren kenaikan suku bunga perbankan nyatanya tidak menghalangi bank syariah mencetak laba usaha sesuai dengan target awal. Salah satunya Bank BCA Syariah. Anak usaha Bank Central Asia (BCA) itu mampu mencetak pertumbuhan laba year on year (yoy) hingga Agustus 2018 sekitar 23% menjadi Rp 46,21 miliar dari Rp 37,79 miliar.

Direktur Utama BCA Syariah John Kosasih mengatakan, penopang perolehan laba masih dari penyaluran pembiayaan, tumbuh 31% yoy menjadi Rp 4,79 triliun, dari Rp 3,65 triliun. Kami menargetkan laba tumbuh di kisaran 20% hingga akhir tahun, ujar John, Jumat (28/9). Untuk mencapai target tersebut, BCA Syariah akan menggenjot pengumpulan dana murah agar bisa lebih leluasa menggelar ekspansi kredit. Yang pada akhirnya, ini akan memperbesar potensi perolehan laba.

Rasio dana murah atau current account saving account (CASA) BCA Syariah terus meningkat ke kisaran 16% hingga 17%. Hingga akhir tahun, BCA Syariah menargetkan CASA antara 15%- 20%. Potensi dana murah menurut saya masih terbuka. Dengan perluasan jaringan, produk dan layanan melalui teknologi maka mestinya dapat dilakukan, kata John. Adapun kinerja unit usaha syariah (UUS) Bank Pembangun Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) hingga Agustus 2018 mendekati laba akhir tahun.

Direktur Bisnis Ritel & Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya bilang, laba UUS Bank Jateng per Agustus 2018 mencapai Rp 80 miliar, tumbuh 42% yoy. Hampir mencapai target tahun ini sebesar Rp 90 miliar. Laba di Agustus itu di atas target awal sebesar Rp 54 miliar. Sebagian besar didukung pembiayaan di sektor konstruksi dan pendidikan. Pembiayaan mampu tumbuh 29,85% yoy dengan nilai outstanding Rp 2,42 triliun, ujar Hanawijaya.

Sekretaris Perusahaan BRI Syariah Indri Tri Handayani menyebutkan, laba setelah pajak BRI Syariah sampai akhir Agustus 2018 tumbuh 29,99% yoy menjadi Rp 144,63 miliar. Adapun target perolehan laba hingga akhir tahun Rp 225 miliar. Pertumbuhan laba ditopang pendapatan pembiayaan ritel maupun komersial. Ke depan, pendapatan di pos lain seperti pendapatan berbasis komisi akan ditingkatkan sehingga tidak hanya bertumpu pada pendapatan dari pembiayaan, ujar Indri. Peningkatan pencadangan untuk memitigasi risiko diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian laba BRi Syariah hingga akhir tahun.

Alat Untuk Mendeteksi Genangan Air

Alat Untuk Mendeteksi Genangan Air Dilandasan Pacu Bandara

  • Maret 28, 2019

Alat Untuk Mendeteksi Genangan Air – Landasan pacu bandar udara yang terendam air dapat menyebabkan pesawat tergelincir dan berujung pada kecelakaan. Tim dari Departemen Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan mengembangkan pengukur ketinggian genangan air (standing water level) untuk meningkatkan keselamatan penerbangan.

Purwarupa detektor itu telah diuji coba di Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur. Trunojoyo dipilih karena bukan bandara yang sibuk. Dalam sehari, hanya ada dua pesawat yang datang dan pergi. “Alat ini bisa dipasang di semua bandara,” kata ketua tim peneliti, Melania Suweni Muntini, Rabu pekan lalu. Pesawat bisa tergelincir di landasan basah karena roda tidak mampu menyibak lapisan air yang menggenang.

Landasan pacu dikategorikan berbahaya bagi pesawat bila 25 persen luas areanya terendam air dengan ketinggian 4 milimeter. Dalam pengembangan purwarupa ini, tim ITS mengambil batas ketinggian 3 milimeter. Pertimbangannya, jika terjadi kesalahan, angka itu masih di bawah regulasi ketinggian air maksimal yang diizinkan. Dalam pengujian, tim peneliti bahkan lebih ketat menentukan batas toleransi ketinggian air, yaitu 2 milimeter. Perangkat tersebut mendapat pasokan listrik dari panel surya. “Daya elektrik ini harus selalu aktif untuk mengambil dan mengakuisisi data. Selanjutnya data dikirim ke server dan dilanjutkan ke pengolah aplikasi,” tutur Melania.

Tanda bahaya dikeluarkan jika ketinggian air lebih dari 3 milimeter. Pengawas memberi tahu pilot pesawat. Landasan pacu Genangan air Menurut Melania, alat itu merupakan kombinasi dari tiga sensor untuk mendeteksi ketinggian air. Sensor-sensor yang ditempatkan dalam kotak berukuran 20 sentimeter itu langsung bekerja ketika ada air yang masuk ke bagian pengukur. Sensor akan langsung mengirimkan sinyal kondisi landasan kepada pengawas lalu lintas penerbangan.

Jika kondisi genangan dinilai membahayakan, pengawas penerbangan akan memberi tahu pilot agar mengambil tindakan preventif. Misalnya menunda pendaratan hingga genangan diatasi atau mendaratkan pesawat di bandara terdekat. Melania mengatakan pengukur ketinggian air bisa dipasang sejajar dengan landasan pacu. Dalam metode ini, purwarupa dilindungi logam pelindung. Pemasangan pelindung ini sempat menjadi perdebatan karena Kementerian Perhubungan khawatir logam akan melukai roda pesawat yang melindasnya. Ada pula usul menggunakan logam yang tak keras sehingga langsung pecah jika terlindas.

Tim peneliti akhirnya memutuskan memodifikasi purwarupa detektor itu agar langsung ambles bila dilindas roda pesawat. “Meskipun probabilitas terlindas itu sangat kecil,” tutur Melania. Detektor ini juga bisa dipasang di tanah di tepi landasan pacu. Namun metode tersebut membutuhkan pengaturan perangkat lunak tertentu dan penambahan sensor. Menurut Melania, sepanjang landasan pacu idealnya dipasangi 20 unit detektor. Untuk menambah akurasi data, tim peneliti bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam menghitung debit air serta memprediksi kapan hujan turun. Kementerian Perhubungan telah meminta Melania dan timnya mempresentasikan hasil riset itu di Jakarta.

Gotong Royong Mewujudkan Sumbawa Yang Hebat

Gotong Royong Mewujudkan Sumbawa Yang Hebat dan Bermartabat

  • Maret 28, 2019

Gotong Royong Mewujudkan Sumbawa Yang Hebat – Gotong royong atau sering disebut basiru dalam bahasa lokal, sebagai falsafah sosio-kultur masyarakat Sumbawa, diangkat menjadi tema utama memasuki usia ke-60 tahun Kabupaten Sumbawa pada 2019. “Gotong royong adalah nilai dasar Pancasila yang harus selalu kita budayakan, tradisikan, sekaligus dimantapkan dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Sumbawa,” tutur Bupati Sumbawa Husni Djibril.

Gotong royong adalah landasan bagi pemerintahan Husni Djibril-Mahmud Abdullah untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Sumbawa yang berdaya saing, mandiri, dan berkepribadian. Dengan spirit kegotongroyongan Kabupaten Sumbawa telah mampu menunjukkan peningkatan hasil penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan. Angka kemiskinan Kabupaten Sumbawa mengalami penurunan dari 16,12 persen pada 2016 menjadi 14.08 persen pada 2018.

Indeks pembangunan manusia pada 2016 sebesar 64,89 menjadi 65,84 pada 2017 dengan usia harapan hidup rata-rata 66,58 tahun. Pada 2019 ini, tercatat beberapa proyek nasional akan dilaksanakan. Pelaksanaan mega proyek nasional Bendungan Beringin Sila akan dimulai pada Januari 2019. Proyek yang sudah lama didambakan masyarakat dengan nilai Rp 1,7 triliun itu merupakan proyek multi-year yang akan dilaksanakan sampai 2022. Perpanjangan runway Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin sepanjang 150 meter akan menambah panjang landasan menjadi 1.800 meter dengan nilai sekitar Rp 23,7 miliar.

Di sektor ekonomi, pembangunan Pasar Seketang senilai Rp 58 miliar, revitalisasi Pasar Empang, kelanjutan pembangunan Pasar Utan, juga pembangunan Pasar Alas menjadi arahan pembangunan berkelanjutan ekonomi. Akreditasi puskesmas dan sekolah terus dipacu guna meningkatkan pelayanan dasar yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.

Inovasi terus dipacu. Hal ini terbukti dengan masuknya Kabupaten Sumbawa dalam Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia 2018 serta terpilihnya inovasi Pariri Si Desa Kecamatan Lantung sebagai Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018. Ini menjadi tonggak bagi berpacunya pelayanan publik yang didorong inovasi dan berbasis aplikasi teknologi iniformasi. Terpilihnya Festival Pesona Moyo 2019 sebagai bagian dari 100 Event Kalender Wonderful Indonesia 2019 dan ditetapkannya Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari kalender wisata bahari berskala internasional Sail Indonesia menjadi pemacu bergeraknya ekonomi pariwisata serta kreativitas masyarakat di berbagai sektor terkait dengan kepariwisataan.

Capaian-capaian pada 2018 juga target 2019 yang diharapkan pemerintah Kabupaten Sumbawa yang akan menginjak usia ke-60 tahun ini sangat membutuhkan gotong royong dari pemerintah pusat maupun provinsi guna mewujudkan Sumbawa Hebat dan Bermartabat. “Penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana gempa bumi yang berdampak di Kabupaten Sumbawa, keberlanjutan pembangunan infrastruktur daerah terpencil, serta sektor-sektor lainnya menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan sinergisitas gotong royong pemerintah pusat dan provinsi,” kata Bupati Husni.

Penyebab Genset Kurang Voltase

Penyebab Genset Kurang Voltase

  • Maret 28, 2019

Penggunaan genset saat ini semakin meningkat. Genset merupakan alat yang dapat memproduksi energi listrik dengan menggunakan bahan bakar. Genset mempunyai mesin yang mampu menghasilkan energi untuk kebutuhan listrik. Seringkali genset mengalami masalah pada voltase, sehingga Anda harus mengetahui penyebab genset kurang voltase sebelum bertambah parah.

Penyebab Genset Kurang Voltase dan Cara Memperbaikinya

Genset pasti mengeluarkan tegangan sesuai dengan kapasitas genset tersebut. Jika ternyata voltase yang keluar tidak sesuai dengan yang seharusnya, maka terjadi masalah pada genset tersebut. Jika terjadi hal demikian, maka yang harus dilakukan adalah.

  • Breaker belum dinaikan

Penyebab utama adalah breaker pada genset belum dinaikan. Jika terjadi hal demikian, maka ukur keluaran breaker antar phase. Besaran yang seharusnya keluar yaitu 380 sampai 400 volt. Jika breaker sudah dinaikan, namun masih tetap tidak keluar voltase, maka kabel power genset dalam keadaan short.

  • Terdapat masalah pada AVR

Jika genset masih belum nyala, masalah yang mungkin terjadi adalah pada AVR. AVR tersebut mengalami kendala atau masalah sehingga menyebabkan arus atau tegangan tidak keluar dengan baik. Cara memperbaikinya dengan mengganti diode lama dengan diode baru.

  • Terdapat masalah pada exciter

Setelah diode baru sudah diganti, namun tegangan tetap tidak keluar. Maka terdapat masalah juga pada gulungan exciter atau pada rotor dan statornya. Kemungkinan kedua gulungan tersebut terjadi masalah sehingga tegangan tidak keluar. Jika terdapat masalah pada exciter, Anda harus mengeceknya dulu.

  • Terdapat kabel yang terputus atau rusak

Kabel menjadi perangkat penting yang harus selalu diperiksa. Kabel yang mengalami masalah seperti rusak atau terputus dapat menyebabkan tegangan tidak keluar dengan sempurna.

  • Mesin tidak beroperasi dengan normal

Mesin genset dapat menjadi penyebab tegangan tidak keluar dengan baik. Jika terjadi masalah pada mesin, maka cara memperbaikinya dengan menghidupkan mesin penggerak genset dan pastikan putaran mesin genset tersebut sudah normal dengan kecepatan 1500 rpm. Jika putaran tersebut masih kurang, maka naikan mesin hingga mencapai kecepatan normal.

  • Saklar utama belum terhubung

Saklar dari genset menuju instalasi listrik harus dinyalakan supaya tegangan listrik dapat keluar dan mengalir dengan baik. Jika saklar belum dihubungkan, maka tidak ada arus  yang keluar. saklar tersebut berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik dari genset.

Jika genset mengalami masalah, Anda dapat membawanya ke tempat atau toko genset di Makassar. Selain menyediakan berbagai genset, Anda juga dapat memperbaikinya dengan mudah dan mempunyai garansi.

IIMS Makin Seru

  • Maret 27, 2019

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 yang akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta akan mempunyai 49 acara pendukung. Seluruh acara tersebut akan berhubungan dengan dunia otomotif dan hanya ada 1 acara yang bersifat hiburan. “Ini akan menjadi terobosan besar untuk sebuah pameran otomotif di Indonesia walaupun sudah dilakukan di banyak negara. Kali ini kami tidak akan hanya menampilkan produk otomotif terkini tapi kami ingin IIMS menjadi sebuah sarana rekreasi keluarga,” ujar Hendra Noor Saleh, Direktur PT Dyandra Promosindo di Jakarta (6/7).

Salah satunya adalah Military Zone yang akan menampilkan beragam kendaraan militer yang bisa menambah pengetahuan. Ada juga area Movie Cars dengan menampilkan mobil-mobil ikonik yang pernah muncul pada filmfilm terkenal produksi Hollywood maupun lokal. Bagi pengunjung yang hobi dengan modifikasi juga ditampilkan karya-karya terbaik dari komunitas modifikasi otomotif di Indonesia. Tidak lupa akan digelarnya pameran mobil klasik yang akan menyemarakkan acara dengan slogan ‘The Essence of Motor Show’ ini. Meskipun banyak acara pendukung, di IIMS tetap ada produk-produk baru yang akan dijual selama pameran berlangsung dari 20-30 Agustus 2015. Setidaknya ada 30 merek mobil dan sepeda motor baik langsung dari agen pemegang merek (APM) maupun non APM.